KENAIKAN KELAS
SOPHIA NAIK KELAS 2
Hubungan IQ dan prestasi akademik
" ( Anak) Perempuan yg pikirannya telah dicerdaskan, pemandangan telah diperluas, tak akan sanggup lagi hidup di dalam dunia nenek moyangnya." R.A. Kartini.
Awal bulan Juni 2026 ini ada banyak aktifitas Sophia yang harus diikuti diantaranya
• Acara Graduation High Flyers, di tempat Sophia belajar bahasa Inggris di English One atau Ef di Delta Plaza.
• Acara Ambasasador Dance Academy, dengan tampil pada pentas "Kepo Adventure" di Galaxy Mall Surabaya dan tampil dalam Mid Year Performance di Pakuwon Supermall, Surabaya Barat.
• Rangkaian kegiatan kenaikan kelas di sekolahnya SD Mandala 2, dg tampil pada acara menari balet bersama semua teman kelas 1-5 di BG Junction, dan acara mengambil raport kenaikan kelas di sekolahnya.
Hubungan IQ dan prestasi akademik
" ( Anak) Perempuan yg pikirannya telah dicerdaskan, pemandangan telah diperluas, tak akan sanggup lagi hidup di dalam dunia nenek moyangnya." R.A. Kartini.
Awal bulan Juni 2026 ini ada banyak aktifitas Sophia yang harus diikuti diantaranya
• Acara Graduation High Flyers, di tempat Sophia belajar bahasa Inggris di English One atau Ef di Delta Plaza.
• Acara Ambasasador Dance Academy, dengan tampil pada pentas "Kepo Adventure" di Galaxy Mall Surabaya dan tampil dalam Mid Year Performance di Pakuwon Supermall, Surabaya Barat.
• Rangkaian kegiatan kenaikan kelas di sekolahnya SD Mandala 2, dg tampil pada acara menari balet bersama semua teman kelas 1-5 di BG Junction, dan acara mengambil raport kenaikan kelas di sekolahnya.
Gambar : Sophia bersama Miss,Mister dan seluruh teman- teman kelas 1 SD Mandala 2, Surabaya, dan graduationnya di EF, Surabaya.
Graduation EF
Acara Graduation EF di Delta Plaza Surabaya, yg diikuti Sophia adalah sebuah acara untuk merayakan keberhasilan siswa dalam mengikuti kursus bahasa Inggris di EF dan mereka menampilkan kemampuan bahasa Inggris yang telah diikuti selama periode tertentu. Kegiatan ini merupakan sebuah acara Achievement Ceremony atas pencapaian prestasi belajar, dan tentu saja acara ini juga dihadiri oleh kedua orang tua dalam pembagian sertifikat hasil belajar. Kali ini Sophia menerima "High Flyers Certificate of Achievement". Congratulations Sophia ! Social, enthusiastic, and Confident. Sophia memang selalu semangat, happy dan sangat antusias belajar bahasa Inggris ya?
Ambassador Dance Academy
Acara Kepo Adventure diselenggarakan di Galaxy Mall Surabaya Timur, kali ini diselenggarakan pada 5- 7 Juni 2026, berdasarkan kolaborasi dengan School of Business and Management ( SBM), Universitas Kristen Petra, Surabaya. Acara pameran selama 3 hari ini dilaksanakan di Exhibition Center lantai 6 Galaxy Mall, Surabaya, dengan menampilkan berbagai makanan favorit dan juga berbagai produk gaya hidup dari brand lokal atau merek yang terkenal.
Acara menarik lainnya adalah pertunjukkan para penari atau balerina dari Ambassador Dance Academy, yang menampilkan berbagai bentuk tari balet dari banyak siswa balet, mulai dari tingkatan usia 3- 6 tahun yg memberikan nuansa lucu, sampai usia 7 tahun keatas yang sangat terampil dan penuh keindahan. Dan Sophia, yang merupakan siswa Ambassador Dance Academy, ikut tampil dalam salah satu jenis tari balet yg dipertunjukkan pada acara tersebut.
Pada Sabtu sore, tanggal 13 Juni 2026, Sophia kembali tampil menari balet pada acara Mid Year Performance di Pakuwon Mall Surabaya Barat, bersama teman- temannya Ambassador Dance Acedemy.
Graduation EF
Acara Graduation EF di Delta Plaza Surabaya, yg diikuti Sophia adalah sebuah acara untuk merayakan keberhasilan siswa dalam mengikuti kursus bahasa Inggris di EF dan mereka menampilkan kemampuan bahasa Inggris yang telah diikuti selama periode tertentu. Kegiatan ini merupakan sebuah acara Achievement Ceremony atas pencapaian prestasi belajar, dan tentu saja acara ini juga dihadiri oleh kedua orang tua dalam pembagian sertifikat hasil belajar. Kali ini Sophia menerima "High Flyers Certificate of Achievement". Congratulations Sophia ! Social, enthusiastic, and Confident. Sophia memang selalu semangat, happy dan sangat antusias belajar bahasa Inggris ya?
Ambassador Dance Academy
Acara Kepo Adventure diselenggarakan di Galaxy Mall Surabaya Timur, kali ini diselenggarakan pada 5- 7 Juni 2026, berdasarkan kolaborasi dengan School of Business and Management ( SBM), Universitas Kristen Petra, Surabaya. Acara pameran selama 3 hari ini dilaksanakan di Exhibition Center lantai 6 Galaxy Mall, Surabaya, dengan menampilkan berbagai makanan favorit dan juga berbagai produk gaya hidup dari brand lokal atau merek yang terkenal.
Acara menarik lainnya adalah pertunjukkan para penari atau balerina dari Ambassador Dance Academy, yang menampilkan berbagai bentuk tari balet dari banyak siswa balet, mulai dari tingkatan usia 3- 6 tahun yg memberikan nuansa lucu, sampai usia 7 tahun keatas yang sangat terampil dan penuh keindahan. Dan Sophia, yang merupakan siswa Ambassador Dance Academy, ikut tampil dalam salah satu jenis tari balet yg dipertunjukkan pada acara tersebut.
Pada Sabtu sore, tanggal 13 Juni 2026, Sophia kembali tampil menari balet pada acara Mid Year Performance di Pakuwon Mall Surabaya Barat, bersama teman- temannya Ambassador Dance Acedemy.
Gambar : Aktifitas Sophia dalam perannya sebagai balerina kecil bersama teman- temannya dari Ambassador Academy, saat tampil di Kepo Adventure di Galaxy Mall/ Pakuwon Mall, dan di BG Junction bersama teman- teman dari SD Mandala 2 Surabaya.
" Education is the most powerful weapon which you can use to change the world.", Nelson Mandela.
Mengambil Raport SD Mandala 2, Surabaya.
Sebelumnya, pada Sabtu siang, tanggal 13 Juni 2026, dalam acara pergantian tahun ajaran atau kenaikan kelas di SD Mandala 2, Sophia mengikuti acara pertunjukkan tari (dance) bersama banyak teman- teman kelas 1-5 yang diselenggarakan oleh SD Mandala 2 Surabaya, di BG Junction, Surabaya.
Pada Minggu, tanggal 14 Juni 2026, Sophia agak santai dan tidak ada acara, sehingga waktunya digunakan untuk nonton film kartun kesukaannya yg sedang tayang di Ciputra World yaitu The Amasing Digital Circus, the last Act.
Dan hebatnya, kali ini Sophia minta untuk nonton sendirian tanpa ditemani kedua orang tuanya di cinema XXI.
Hari Senin pagi, tanggal 15 Juni 2026 Sophia bersama maminya pergi ke sekolahnya untuk mengambil rapor hasil belajarnya selama 2 semester th 2026 di kelas 1 SD Mandala 2, Surabaya. Hasil rapor Sophia ternyata bagus, dengan nilai yang rata-rata di angka 9, walau tidak mendapat peringkat di kelasnya. Semangat ya Sophia, kamu naik kelas, dan saat selesai liburan, Juli 2026 nanti Sophia sudah belajar di kelas 2.
Sebelumnya, Sophia sempat mengatakan kepada kedua orang tuanya bahwa ia sedih berpisah dengan kedua gurunya yang baik, yaitu Mis Riskana Deby Fravika ( Riska) Dan Mister Jaenal Arifin (Jae), yg telah membimbingnya dengan sabar dan telaten selama belajar di kelas 1.
Sepulang ambil rapor di sekolah, sementara maminya pergi bekerja, Sophia diajak papanya untuk melihat Monumen atau Patung Sura dan Buaya di daerah Bulak, Surabaya Utara.
Dan pada Selasa tanggal 16 Juni 2026, karena telah mengikuti acara yang begitu padat dalam sepekan, Sophia meminta kepada papanya untuk bisa staycation di hotel, dan kedua orang tuanya kali ini mengajak menginap semalam di Verwood Hotel, Surabaya. Seperti biasa, kali ini pun Sophia minta untuk berenang bersama papanya di kolam renang Hotel Verwood yg cukup representatif. Puas berenang, Sophia kembali ke kamar untuk mandi busa dan berendam di bathtub kesukaannya dengan air hangat
" Education is the most powerful weapon which you can use to change the world.", Nelson Mandela.
Mengambil Raport SD Mandala 2, Surabaya.
Sebelumnya, pada Sabtu siang, tanggal 13 Juni 2026, dalam acara pergantian tahun ajaran atau kenaikan kelas di SD Mandala 2, Sophia mengikuti acara pertunjukkan tari (dance) bersama banyak teman- teman kelas 1-5 yang diselenggarakan oleh SD Mandala 2 Surabaya, di BG Junction, Surabaya.
Pada Minggu, tanggal 14 Juni 2026, Sophia agak santai dan tidak ada acara, sehingga waktunya digunakan untuk nonton film kartun kesukaannya yg sedang tayang di Ciputra World yaitu The Amasing Digital Circus, the last Act.
Dan hebatnya, kali ini Sophia minta untuk nonton sendirian tanpa ditemani kedua orang tuanya di cinema XXI.
Hari Senin pagi, tanggal 15 Juni 2026 Sophia bersama maminya pergi ke sekolahnya untuk mengambil rapor hasil belajarnya selama 2 semester th 2026 di kelas 1 SD Mandala 2, Surabaya. Hasil rapor Sophia ternyata bagus, dengan nilai yang rata-rata di angka 9, walau tidak mendapat peringkat di kelasnya. Semangat ya Sophia, kamu naik kelas, dan saat selesai liburan, Juli 2026 nanti Sophia sudah belajar di kelas 2.
Sebelumnya, Sophia sempat mengatakan kepada kedua orang tuanya bahwa ia sedih berpisah dengan kedua gurunya yang baik, yaitu Mis Riskana Deby Fravika ( Riska) Dan Mister Jaenal Arifin (Jae), yg telah membimbingnya dengan sabar dan telaten selama belajar di kelas 1.
Sepulang ambil rapor di sekolah, sementara maminya pergi bekerja, Sophia diajak papanya untuk melihat Monumen atau Patung Sura dan Buaya di daerah Bulak, Surabaya Utara.
Dan pada Selasa tanggal 16 Juni 2026, karena telah mengikuti acara yang begitu padat dalam sepekan, Sophia meminta kepada papanya untuk bisa staycation di hotel, dan kedua orang tuanya kali ini mengajak menginap semalam di Verwood Hotel, Surabaya. Seperti biasa, kali ini pun Sophia minta untuk berenang bersama papanya di kolam renang Hotel Verwood yg cukup representatif. Puas berenang, Sophia kembali ke kamar untuk mandi busa dan berendam di bathtub kesukaannya dengan air hangat
Gambar : Waktu santai Sophia di Patung Sura- Baya, nonton film di XXI, Stacation dan berenang di Hotel Verwood bersama kedua orang tuanya.
Prestasi akademik dan IQ Sophia?
Dari semua rangkaian aktifitas yang dilakukan Sophia, sebagai orang tua tentu sangat bersyukur dan berbahagia bahwa Sophai secara akademik cukup baik dan memiliki nilai rapor yang cukup bagus. Walau sebenarnya nilai rapor tidak sepenuhnya menggambarkan kepintaran/ kecerdasan seorang anak, namun nilai rapor adalah salah satu indikator yang menunjukkan pencapaian belajar dan merupakan evaluasi kedepan bagi orang tua. Lalu apakah ada hubungan antara pencapaian prestasi akademik yg ditunjukkan nilai rapor dengan IQ Sophia?
Setelah menerima rapor Sophia dari sekolahnya, dan mengetahui prestasi akademiknya, sebagai orang tua, khususnya maminya jadi pengen tahu berapa sih nilai IQ Sophia? Kebetulan dari kantor mamanya di sebuah BUMN Jalan tol, ada promo liburan sekolah dengan penawaran tes IQ bagi anak- anak, yang bekerja sama dengan IHC- RS PHC Surabaya.
Walau secara pribadi, dulu telah berkali- kali mengikuti psikotes dan IQ test, maka kami mencoba untuk mencari tahu apa itu tes IQ, khususnya bagi anak?
Kecerdasan seorang anak pada umumnya dapat diketahui dengan menggunakan test IQ. Pada awalnya tes IQ dikembangkan oleh Alfred Binnet, seorang psikolog Perancis yg pemikirannya dipengaruhi oleh Francis Galton, dan bersama Theodore Simon, membuat "Skala Binet- Simon", sebuah skala kecerdasan yang menjadi dasar bagi tes kecerdasan. Walau Binnet sendiri mengatakan bahwa kecerdasan itu sangat kompleks karena banyak dipengaruhi berbagai faktor.
Prestasi akademik dan IQ Sophia?
Dari semua rangkaian aktifitas yang dilakukan Sophia, sebagai orang tua tentu sangat bersyukur dan berbahagia bahwa Sophai secara akademik cukup baik dan memiliki nilai rapor yang cukup bagus. Walau sebenarnya nilai rapor tidak sepenuhnya menggambarkan kepintaran/ kecerdasan seorang anak, namun nilai rapor adalah salah satu indikator yang menunjukkan pencapaian belajar dan merupakan evaluasi kedepan bagi orang tua. Lalu apakah ada hubungan antara pencapaian prestasi akademik yg ditunjukkan nilai rapor dengan IQ Sophia?
Setelah menerima rapor Sophia dari sekolahnya, dan mengetahui prestasi akademiknya, sebagai orang tua, khususnya maminya jadi pengen tahu berapa sih nilai IQ Sophia? Kebetulan dari kantor mamanya di sebuah BUMN Jalan tol, ada promo liburan sekolah dengan penawaran tes IQ bagi anak- anak, yang bekerja sama dengan IHC- RS PHC Surabaya.
Walau secara pribadi, dulu telah berkali- kali mengikuti psikotes dan IQ test, maka kami mencoba untuk mencari tahu apa itu tes IQ, khususnya bagi anak?
Kecerdasan seorang anak pada umumnya dapat diketahui dengan menggunakan test IQ. Pada awalnya tes IQ dikembangkan oleh Alfred Binnet, seorang psikolog Perancis yg pemikirannya dipengaruhi oleh Francis Galton, dan bersama Theodore Simon, membuat "Skala Binet- Simon", sebuah skala kecerdasan yang menjadi dasar bagi tes kecerdasan. Walau Binnet sendiri mengatakan bahwa kecerdasan itu sangat kompleks karena banyak dipengaruhi berbagai faktor.
Filsuf Paulo Freire : "Pendidikan bukan sekedar tranfer pengetahuan, melainkan proses pembebasan dan penyadaran kritis."
Menurut Alfred Binet, IQ seseorang juga bisa berubah seiring berjalannya waktu dan hanya dapat dibandingkan pada anak- anak dengan latar belakang yang serupa. Skala Binet- Simon, terus disempurnakan dan menjadi dasar bagi tes kecerdasan modern saat ini. Di Amerika Serikat, tes kecerdasan asli Binet dikembangkan oleh Lewis Terman, yg dikenal dengan Skala kecerdasan Stanford- Binet, yg diterbitkan pertama kali tahun 1916.
Sebelumnya William Stern, psikolog Jerman, pada tahun 1912, untuk pertama kali memperkenalkan konsep Koefisien Kecerdasan ( IQ) yg pengukurannya mengacu pada usia mental (ukuran kemampuan kognitif pada penyelesaian tugas dalam tes yang dibandingkan rata- rata anak usia tertentu) dibagi dengan usia kronologis (usia sebenarnya), dan dikalikan dengan angka 100.
Menurut tes kecerdasan Stanford- Binet, indeks kecerdasan ( IQ) yg mewakili skor individu, dinyatakan dalam satu angka tunggal. Nilai skor IQ dihitung dengan membagi usia mental peserta tes dg usia kronologis, dikalikan dengan 100.
Tes ini memang untuk anak- anak atau remaja, sedangkan untuk orang dewasa menggunakan sistem Deviasi IQ, membandingkan skor seseorang dg kelompok orang sebayanya, dan bukan lagi membagi usia mental dan usia kronologis.
Menurut Alfred Binet, IQ seseorang juga bisa berubah seiring berjalannya waktu dan hanya dapat dibandingkan pada anak- anak dengan latar belakang yang serupa. Skala Binet- Simon, terus disempurnakan dan menjadi dasar bagi tes kecerdasan modern saat ini. Di Amerika Serikat, tes kecerdasan asli Binet dikembangkan oleh Lewis Terman, yg dikenal dengan Skala kecerdasan Stanford- Binet, yg diterbitkan pertama kali tahun 1916.
Sebelumnya William Stern, psikolog Jerman, pada tahun 1912, untuk pertama kali memperkenalkan konsep Koefisien Kecerdasan ( IQ) yg pengukurannya mengacu pada usia mental (ukuran kemampuan kognitif pada penyelesaian tugas dalam tes yang dibandingkan rata- rata anak usia tertentu) dibagi dengan usia kronologis (usia sebenarnya), dan dikalikan dengan angka 100.
Menurut tes kecerdasan Stanford- Binet, indeks kecerdasan ( IQ) yg mewakili skor individu, dinyatakan dalam satu angka tunggal. Nilai skor IQ dihitung dengan membagi usia mental peserta tes dg usia kronologis, dikalikan dengan 100.
Tes ini memang untuk anak- anak atau remaja, sedangkan untuk orang dewasa menggunakan sistem Deviasi IQ, membandingkan skor seseorang dg kelompok orang sebayanya, dan bukan lagi membagi usia mental dan usia kronologis.
" Mendidik pikiran tanpa mendidik hati bukanlah pendidikan sama sekali." Filsuf Aristoteles.
Seorang anak yang memiliki IQ normal, berdasarkan tes ini akan memiliki kemampuan kognitif rata- rata atau memiliki skor diantara angka 90 -110 .
Ada beberapa orang jenius di dunia ini seperti Young- Hoon Kim, dari Korea Selatan, dengan IQ di angka 276, Marilyn vos Savant ( skor 228), atau William James Sidis dg skor 250-300, selain itu beberapa tokoh dunia seperti Albert Einsten, Bill Gates, Elon Musk, Jeff Bezos, Jordan Peterson, yg diperkirakan memiliki IQ antara 135- 160, dan dari Indonesia adalah BJ Habibie.
Hasil tes IQ bukanlah satu- satunya indikator untuk melihat kapasitas kecerdasan seorang anak secara absolut, melainkan menunjukkan kemampuan logika, memori dan pemecahan masalah relatif terhadap rata- rata populasi. Disamping tentu ada tes lain yaitu kecerdasan emosional (EQ test/ TalentSmart) yang mengukur kemampuan emosional dan ketrampilan sosial seperti empati kognitif, pengaturan emosi, dan motivasi seorang anak. Nilai skor EQ rata-rata secara umum berkisar antara 90-100, walau skor EQ sempurna paling tinggi bisa mencapai angka 160.
Setelah mengetahui nilai rapor tentang prestasi akademik Sophia di sekolah, dan sebagai informasi untuk pendidikan & parenting yg baik, selanjutnya memang perlu mengetahui nilai IQ Sophia.
Demikian sekilas tentang Tes IQ yang akan dijalani oleh Sophia untuk melihat berapa nilai kecerdasan atau IQ Sophia, guna mengetahui minat, bakat dan potensi yang dimiliki Sophia kedepan.
Seorang anak yang memiliki IQ normal, berdasarkan tes ini akan memiliki kemampuan kognitif rata- rata atau memiliki skor diantara angka 90 -110 .
Ada beberapa orang jenius di dunia ini seperti Young- Hoon Kim, dari Korea Selatan, dengan IQ di angka 276, Marilyn vos Savant ( skor 228), atau William James Sidis dg skor 250-300, selain itu beberapa tokoh dunia seperti Albert Einsten, Bill Gates, Elon Musk, Jeff Bezos, Jordan Peterson, yg diperkirakan memiliki IQ antara 135- 160, dan dari Indonesia adalah BJ Habibie.
Hasil tes IQ bukanlah satu- satunya indikator untuk melihat kapasitas kecerdasan seorang anak secara absolut, melainkan menunjukkan kemampuan logika, memori dan pemecahan masalah relatif terhadap rata- rata populasi. Disamping tentu ada tes lain yaitu kecerdasan emosional (EQ test/ TalentSmart) yang mengukur kemampuan emosional dan ketrampilan sosial seperti empati kognitif, pengaturan emosi, dan motivasi seorang anak. Nilai skor EQ rata-rata secara umum berkisar antara 90-100, walau skor EQ sempurna paling tinggi bisa mencapai angka 160.
Setelah mengetahui nilai rapor tentang prestasi akademik Sophia di sekolah, dan sebagai informasi untuk pendidikan & parenting yg baik, selanjutnya memang perlu mengetahui nilai IQ Sophia.
Demikian sekilas tentang Tes IQ yang akan dijalani oleh Sophia untuk melihat berapa nilai kecerdasan atau IQ Sophia, guna mengetahui minat, bakat dan potensi yang dimiliki Sophia kedepan.
Dan sebelum mengakhiri tulisan singkat ini, kami sebagai orang tua memgucapkan terima kasih kepada para guru SD Mandala 2, khususnya kepada Mis Riska dan Mr. Jae yg telah membimbing dengan penuh kesabaran pada Sophia. Juga kepada Miss/ Mr di tempat les bahasa Inggris di EF dan tempat latihan balet di Ambassador Dance Academy, Sby.
" Seorang guru bukan hanya sebagai pengasah pikiran saja, melainkan juga sebagai pendidik budi pekerti." R.A. Kartini.
Salam
Surabaya, 19 Juni 2026
Philosophia- Suyitno (jalantolwisata.blogspot.com)
Disclamer : Tulisan ini mengabadikan acara Sophia, yg semata untuk kepentingan pribadi/ keluarga dan tidak mewakili kepentingan organisasi apapun. Penyebutan produk, pihak tertentu, atau siapapun yg berafiliasi dg satu hal didalamnya, semata hanya karena merupakan bagian aktifitas yg tdk terpisahkan.
Salam
Surabaya, 19 Juni 2026
Philosophia- Suyitno (jalantolwisata.blogspot.com)
Disclamer : Tulisan ini mengabadikan acara Sophia, yg semata untuk kepentingan pribadi/ keluarga dan tidak mewakili kepentingan organisasi apapun. Penyebutan produk, pihak tertentu, atau siapapun yg berafiliasi dg satu hal didalamnya, semata hanya karena merupakan bagian aktifitas yg tdk terpisahkan.
Komentar
Posting Komentar