WISATA SOPHIA KE KOTA BATU

WISATA DI KOTA BATU
Sophia menjelajah Museum Musik Dunia

Kata bijak " Kehadiran orang tua lebih berharga untuk masa depan anak daripada sekedar materi semata"

Karena sudah dijanjikan sebelumnya  maka harus dilaksanakan, demikian sesuai janji  maminya, Sophia liburan atau staycation di Kota Batu.  Jauh sebelumnya maminya juga telah memesan kamar di  Hotel Kontena untuk menginap sehari pada Jumat, tanggal 19 Februari 2026. Rencana setelah menginap semalam di hotel,  Sophia akan  bermain di Jatim Park, " Untuk melihat berbagai binatang", katanya,  walau sebelumnya juga telah  kesana bersama teman- teman sekantor maminya.

Berangkat dari kantor maminya sekitar jam 15.00, dan sore setibanya di Batu, walau perut sudah lapar karena telah menempuh perjalanan melewati jalan tol sekitar 2 jam dari Surabaya, namun Sophia tidak mau diajak makan lebih dulu. Dengan hebohnya Sophia berkata, " Ingin melihat Hotel Kontena dulu, pasti seru"  begitulah Sophia, selalu semangat dan heboh bila diajak menginap dan rekreasi. Sebelum berangkat, saat masih di sekolah pun, guru/ missnya telah diceritakan bahwa dia akan pergi ke Batu bersama papa dan maminya.

Gambar : Sophia mencoba bermain piano di Museum Musik Dunia di Jatim Park, Batu

Kata bijak, "Sophia, adalah alasan kedua orang tuanya tersenyum dan bersama."

Mendapat kamar di lantai atas atau nomor kamar 2125,  persis dibawahnya terdapat kolam renang, yg saat itu ada beberapa anak- anak sedang berenang sambil bermain perosotan air.  Di tengah udara pegunungan yang terasa dingin di sore hari, Sophia minta berenang namun dijanjikan maminya esok paginya sebelum ke Jatim Park. Setelah di kamar, maminya harus pesan makanan melalui Grab untuk makan malam. Dan sambil menunggu pesanan makanan, Sophia mulai mandi, dan bermain air dg menggunakan shower di kamar mandi. Selesai mandi, pas pesanan makanan datang dan makan terasa enak, dan lahap dengan udara dingin.

Sabtu pagi, sesuai janji maminya, Sophia minta berenang, karena di kolam renang juga telah ada beberapa anak yg mulai berenang. Ditemani papanya, Sophia mulai masuk kolam renang, berenang dan bermain air.  Tidak menunggu terlalu lama, Sophia sudah mendapat teman baru, Ela namanya dan mereka mulai berenang dan bermain air bersama. Bahkan, beberapa saat setelah selesai berenang, dan kedinginan, mereka berjanji ketemu di arena bermain ( play ground) yg ada di hotel.

Setelah check out jam 12.00 Wib, sempat berfoto di sekitar hotel, lalu meninggalkan hotel dan mampir ke alun- alun Kota Batu untuk mencoba menikmati makanan khas Batu yaitu Ketan susu atau Ketan dg bubuk kacang kedelai dicampur kelapa.  Dari Alun--alun, selanjutnya menuju ke Jatim Park, maka setelah membeli tiket, Sophia masuk ke Jatim Park 3, dan ke lokasi Museum Musik Dunia. Karena memang sedang musim hujan, di luar mulai turun hujan, sehingga hanya bisa ketempat main yg ada di dalam gedung ( indoor).

Gambar : Aktifitas Sophia di Hotel Kontena, ketemu teman bermain  Ella, Kota Batu


Museum Musik Dunia
Menjelajah wahana Museum Musik Dunia, sungguh sebuah museum yg cukup besar dan lengkap berisi berbagai alat musik tradisional/ modern dari seluruh dunia yg berada di lantai 1.  Berbagai patung lilin para musisi Indonesia  seperti Ebiet G Ade, Arie Lasso, God Bless, dsb, atau dari seluruh dunia seperti Adele, Lady Gaga, Justin Bieber,dsb, juga tentang sejarah musik dunia, berada di lantai 2. Sedangkan di lantai 3, sangat menarik, karena berisi berbagai alat musik klasik, radio kuno dari masa lalu, dan dari seluruh dunia.

"Musik mengungkapkan apa yg tidak dapat diucapkan dan apa yg tidak mungkin untuk didiamkan" Victor Hugo.

walau awalnya agak takut karena melihat berbagai peralatan musik  yg bernuansa kuno di lantai 1, ternyata begitu menginjak lantai 2 yg menampilkan berbagai patung lilin para musisi & penyanyi Indonesia ataupun dunia, Sophia mulai menikmati suasana museum, apalagi setelah maminya menyusul mengikut masuk museum.
Sophia mencoba  bermain musik dg membunyikan nada musik, yg berbunyinya melalui injakan kaki. Berulang kali mencoba memainkan piano yg memang disediakan untuk dimainkan. Bahkan di lantai 3, Sophia mencoba memainkan berbagai jenis peralatan musik kuno dan antik dari berbagai negara.
Dan mamang tidak keliru Sophia mengunjungi museum musik dunia, karena banyak orang besar, ilmuwan, penyair bahkan filsuf yg hebat di dunia,mereka tersentuh dan terinspirasi oleh musik.

Hans Christian Andersen, " Ketika kata- kata tak mampu berkata- kata, musiklah yg berbicara" 

Gambar : Bersama patung lilin penyanyi favoritnya saat kecil, PSY- Gangnam Style.

Wahana Milenial garden, Taman lampu
Setelah cukup lama menikmati berbagai barang koleksi Museum Musik Dunia, kali ini Sophia masuk ke wahana taman lampu yg berjudul " Jelajah petualangan dunia tanpa batas" .   Wahana ini menampilkan taman dg banyak lampu yg interaktif, dg pertunjukkan lampu yg sangat memukau, seperti pernah ada dan dikunjunginya di Singapore.
Begitu masuk  wahana ini, Sophia harus melewati sebuah labirin yg terbuat dari tali, beralaskan kaca untuk bisa melanjutkan ke rute berikutnya.  Hampir sebagian lantai dan dindingnya  terbuat dari kaca sehingga membingungkan dan harus ekstra hati- hati bagi Sophia yg suka loncat- loncat. Sebuah wahana yg menyenangkan dan mengesankan bagi Sophia & kedua orang tuanya, atau siapapun yg memasukinya.


Wahana Fun Tech Plaza
Berikutnya Sophia, menuju sebuah wahana yg disebut " Funtech Plaza"  sebuah wahana permainan interaktif yg berbasis teknologi, hiburan,dan pengetahuan bagi para pengunjung khususnya anak- anak dan keluarga. Wahana ini sangat futuristik dan masa kini sehingga sangat menarik bagi Sophia, karena sains & teknologi merupakan cara hidup dan perspektif ke depannya. Hampir sebagian wahana permainan dan teknologi bisa diikuti oleh Sophia, apalagi juga ada yg namanya trampolin, berulang kali Sophia mencobanya. Juga menggambar dan mewarnai yg juga merupakan favorit Sophia, yg kali ini ditemani oleh maminya.

Thomas Edisson,  "Selalu ada cara yg lebih baik, tugas anda adalah menemukannya."  Dan  seperti kata Albert Einstein :" Yang terpenting adalah jangan berhenti bertanya." .

Gambar : Sophia bersama maminya di  Museum Musik Dunia, Jatim Park, Kota Batu

Karena waktu sudah sore dan walau  belum sempat menjelajah semua wahana menarik lainnya, namun Sophia sepertinya sudah capek dan  sudah merasa puas bermain, maka harus segera balik ke Surabaya.
Demikian wisata staycation Sophia di Kota Batu dan kunjungannya di Jatim Park 3 yg cukup menyenangkan bagi Sophia.
Semoga staycation dan wisata ke Batu, khususnya ke museum musik dunia membuat Sophia memiliki hati yg lembut dan mencintai musik dalam hidupnya, seperti dikatakan  Albert Einstein " Saya tahu bahwa kebahagiaan terbesar dalam hidup saya datang dari biola saya."

Bye...

Surabaya, 24 Februari 2026
Philosophia- Suyitno ( jalantolwisata.blogspot.com)

Disclamer : Tulisan ini mengabadikan acara Sophia yg semata untuk kepentingan pribadi/ keluarga dan tidak mewakili kepentingan organisasi apapun. Penyebutan produk, pihak tertentu, atau siapapun yg berafiliasi dg satu hal didalamnya, semata hanya karena merupakan bagian aktifitas yg tdk terpisahkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JODOH

TAWANGMANGU & SARANGAN

MUSEUM JALAN TOL